Santunan Ramadan di Masjid Jami’ Al Khikmah Kalisalak, 28 Anak Yatim Terima Bantuan
Kalisalak – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Masjid Jami’ Al Khikmah, Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Takmir Masjid Jami’ Al Khikmah kembali menggelar kegiatan santunan rutin bagi anak yatim piatu di lingkungan Desa Kalisalak.
Kegiatan sosial tersebut menjadi momentum berbagi sekaligus mempererat kepedulian dan solidaritas masyarakat. Sebanyak 28 anak yatim piatu menerima santunan yang bersumber dari infak dan sedekah jariyah yang berhasil dihimpun dari jamaah serta masyarakat.
Terkumpul Rp30,1 Juta dari Infak dan Sedekah
Dalam kegiatan santunan Ramadan kali ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp30,1 juta. Dana tersebut berasal dari kepedulian jamaah dan warga yang secara sukarela memberikan infak dan sedekah jariyah.
Seluruh dana kemudian disalurkan kepada 28 anak yatim piatu yang berada di lingkungan Desa Kalisalak.
Penyerahan santunan dilakukan oleh pengurus takmir secara langsung. Suasana haru terlihat ketika satu per satu anak menerima bantuan dari para pengurus masjid.
Bagi masyarakat, santunan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
Wujud Kepedulian dan Kasih Sayang Masyarakat
Salah satu pengurus Takmir Masjid Jami’ Al Khikmah menyampaikan bahwa kegiatan santunan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim piatu.
“Ini bukan sekadar bagi-bagi uang, ini adalah wujud cinta kami kepada mereka yang ditinggalkan orang tua. Semoga bisa sedikit mengurangi beban dan membuat mereka tersenyum di bulan yang mulia ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Kalisalak.
Melalui semangat berbagi, masyarakat berupaya memastikan bahwa anak-anak yatim piatu juga dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan bulan Ramadan.
Santunan Rutin Setiap Tiga Bulan
Kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan Takmir Masjid Jami’ Al Khikmah bukan merupakan kegiatan yang dilakukan hanya pada bulan Ramadan.
Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan desa.
Pelaksanaan santunan pada bulan Ramadan menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan yang identik dengan ibadah, berbagi, dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi jamaah dan masyarakat untuk menyalurkan sebagian rezekinya melalui infak dan sedekah yang kemudian dimanfaatkan untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Takmir Sampaikan Terima Kasih kepada Jamaah dan Warga
Pengurus Takmir Masjid Jami’ Al Khikmah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jamaah, masyarakat, serta Pemerintah Desa Kalisalak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan santunan.
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan program sosial tersebut.
“Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak,” harap salah satu pengurus takmir.
Semangat berbagi tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga kegiatan sosial serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Memperkuat Ukhuwah dan Solidaritas Warga
Selain memberikan bantuan, kegiatan santunan Ramadan juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, silaturahmi, dan solidaritas sosial masyarakat Desa Kalisalak.
Kehadiran jamaah dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial warga.
Momentum Ramadan diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada orang lain, khususnya anak-anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan santunan ini, Masjid Jami’ Al Khikmah Desa Kalisalak kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat.
Semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan diharapkan dapat terus terjaga sepanjang tahun, sehingga nilai-nilai kebaikan dan gotong royong semakin kuat di tengah masyarakat Desa Kalisalak.