Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Perkuat Tata Kelola Data UMKM Desa Kalisalak melalui Pendataan dan Policy Brief

Oleh: Zahra Aliyya Mahardhika 13 Aug 2026 19 kali dibaca
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Perkuat Tata Kelola Data UMKM Desa Kalisalak melalui Pendataan dan Policy Brief

KALISALAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) turut berkontribusi dalam memperkuat tata kelola data UMKM di Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Program tersebut dilakukan melalui pendataan pelaku usaha secara langsung serta penyusunan policy brief yang berisi temuan dan rekomendasi terkait pengelolaan data UMKM di tingkat desa.

Pendataan dilakukan secara door-to-door dengan mengunjungi para pelaku usaha di sejumlah wilayah Desa Kalisalak. Mahasiswa KKN mendata pelaku usaha yang memproduksi atau menjalankan usahanya secara mandiri, sehingga dapat diperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai UMKM yang masih aktif di desa.

Dalam proses tersebut, mahasiswa mengumpulkan sejumlah informasi, mulai dari identitas usaha, kategori usaha, produk yang dihasilkan, hingga informasi pendukung lainnya. Pendekatan secara langsung ini juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan pelaku usaha sekaligus memahami kondisi UMKM dari dekat.

Terkumpul Data 16 UMKM

Hasil pendataan kemudian direkapitulasi dan diolah menjadi database UMKM serta dashboard sederhana. Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 16 UMKM di Desa Kalisalak.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 UMKM bergerak di bidang makanan dan minuman, 3 usaha katering, dan 2 usaha perabotan. Secara keseluruhan, terdapat 56 produk yang berhasil terdata, sementara 9 UMKM telah terhubung dengan media sosial sebagai salah satu sarana untuk mengenalkan dan memasarkan produknya.

Data tersebut menjadi gambaran awal mengenai kondisi dan keberadaan UMKM di Desa Kalisalak. Dengan adanya data yang lebih terstruktur, Pemerintah Desa diharapkan dapat lebih mudah mengenali pelaku usaha sekaligus melihat potensi ekonomi masyarakat yang ada di wilayahnya.

Data UMKM Menjadi Bahan Policy Brief

Tidak berhenti pada pendataan, mahasiswa KKN juga menggunakan hasil temuan tersebut sebagai bahan penyusunan policy brief yang berfokus pada penguatan tata kelola Pemerintah Desa dalam mengelola data UMKM.

Policy brief tersebut memuat sejumlah temuan dari proses pendataan, permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan data, alternatif mekanisme pengelolaan, serta rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Desa.

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah belum adanya pihak yang secara definitif bertanggung jawab terhadap pemutakhiran data UMKM. Padahal, data UMKM perlu diperbarui secara berkala agar tetap relevan dan dapat digunakan untuk mendukung perencanaan maupun program pembinaan pelaku usaha.

Perangkat Desa Kalisalak, Mas Diva, menyampaikan bahwa keberadaan data UMKM yang lebih terstruktur dapat membantu pemerintah desa memperoleh gambaran mengenai kondisi pelaku usaha di wilayahnya.

“Policy brief ini sangat membantu kami karena tidak hanya memuat data UMKM, tetapi juga memberikan gambaran dan rekomendasi yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam mengelola dan mengembangkan UMKM di Desa Kalisalak,” ujarnya.

Diserahkan kepada Pemerintah Desa

Policy brief hasil pendataan dan analisis tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Kalisalak pada 13 Agustus 2026. Penyerahan ini menjadi bagian akhir dari program sekaligus bentuk penyampaian hasil pendataan dan rekomendasi kepada pemerintah desa untuk dapat dipertimbangkan dalam pengelolaan data UMKM ke depan.

Melalui program tersebut, Pemerintah Desa Kalisalak memperoleh basis data awal mengenai pelaku UMKM sekaligus masukan mengenai pentingnya pengelolaan data secara berkelanjutan.

Data yang terstruktur diharapkan tidak hanya menjadi arsip, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran program pembinaan, mengembangkan potensi usaha masyarakat, serta menghubungkan pelaku UMKM dengan berbagai program pendukung yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagi para pelaku usaha, pendataan ini menjadi langkah awal agar keberadaan dan kondisi usaha mereka dapat lebih teridentifikasi di tingkat desa. Ke depan, pengelolaan data secara berkala diharapkan dapat mendukung perencanaan program pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong UMKM Desa Kalisalak untuk semakin berkembang.

Bagikan Artikel Ini

😱 Tradisi Tahunan Ini Selalu Ditunggu, Ada Apa di Dalam Gunungan?

😱 Tradisi Tahunan Ini Selalu Ditunggu, Ada Apa di Dalam Gunungan?

Pusaka Bangkit! Suara Sejarah dari Tanah Kalisalak...

Pusaka Bangkit! Suara Sejarah dari Tanah Kalisalak...

Video Profil Potensi Desa Kalisalak Kecamatan Batang

Video Profil Potensi Desa Kalisalak Kecamatan Batang