Karnaval HUT ke-81 RI di Dukuh Sroni Meriah, 300 Peserta Tampilkan Kreativitas dan Kearifan Lokal
KALISALAK — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di RT 03 RW 02 Dukuh Sroni, Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Ratusan warga mengikuti karnaval yang diinisiasi oleh kepemudaan Dukuh Sroni dengan mengusung tema “Indonesia Adil dan Makmur” serta menampilkan beragam kearifan lokal.
Karnaval diikuti sekitar 300 peserta yang tampil dengan berbagai kreasi kostum unik dan menarik. Tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah kreativitas warga dalam memaknai semangat kemerdekaan melalui keberagaman budaya dan potensi lokal.
Dalam sambutannya, Ketua RT 03 Teguh Pusprayitno menyampaikan harapan agar kegiatan karnaval dapat terus menjadi sarana mempererat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat, khususnya generasi muda Dukuh Sroni.
Harapan serupa juga disampaikan Kepala Desa Kalisalak, Sucipto Sapto Atmojo. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi kekuatan masyarakat dalam membangun Desa Kalisalak.
Karnaval Sekaligus Ajang Adu Kreativitas
Menariknya, karnaval tersebut juga dikemas dalam bentuk perlombaan kostum. Peserta dinilai berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu keindahan, kreativitas, dan keunikan kostum.
Berbagai bahan sederhana bahkan barang bekas disulap menjadi kostum yang menarik. Kreativitas tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karnaval.

Berikut daftar pemenangnya:
Juara 1 — Nomor 47
Mengusung tema Kopassus, dengan keunikan kostum yang dibuat dari tali rafia.
Juara 2 — Nomor 44
Mengusung tema Tari Tradisional, dengan kostum unik berbahan karung jerami.
Juara 3 — Nomor 5
Mengusung tema Panda Lokal, dengan kostum yang memanfaatkan sisa kain dan caping.
Juara Harapan — Nomor 32
Mengusung tema Petani Muda, dengan kostum kreatif berbahan kardus bekas.
Kreativitas para peserta menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dengan cara yang sederhana, tetapi penuh makna. Pemanfaatan bahan bekas dan unsur kearifan lokal juga menjadi gambaran bagaimana masyarakat mampu menciptakan karya kreatif sekaligus menjaga nilai-nilai budaya.
Karnaval RT 03 RW 02 Dukuh Sroni akhirnya bukan sekadar perayaan HUT RI, tetapi menjadi ruang bagi warga untuk bersatu, berkreasi, melestarikan kearifan lokal, dan menumbuhkan semangat Indonesia yang adil dan makmur.