Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 Meriah, 110 Peserta Ramaikan Desa Kalisalak Batang

Oleh: mahanta 26 Jul 2026 4 kali dibaca
Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 Meriah, 110 Peserta Ramaikan Desa Kalisalak Batang

Kalisalak - Suasana meriah menyelimuti Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, saat Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 sukses digelar selama dua hari, pada 25–26 Juli 2026. Kontes ikan cupang tersebut diikuti sebanyak 110 peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan berlangsung dengan penuh antusiasme serta menjunjung tinggi sportivitas.

Kegiatan ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi komunitas pecinta dan pembudidaya ikan cupang. Para peserta berkesempatan menampilkan ikan cupang terbaik hasil budidaya mereka untuk bersaing dalam berbagai kelas perlombaan yang telah disiapkan oleh panitia.

Dihadiri Unsur Pemerintah dan Pemerintah Desa

Pelaksanaan Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan, perwakilan Kecamatan Batang, serta Kepala Desa Kalisalak, Bapak Sucipto Sapto Atmojo.

Kehadiran dan dukungan pemerintah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kegiatan komunitas yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berpotensi mendorong perkembangan budidaya ikan hias dan memperkenalkan potensi ekonomi masyarakat Desa Kalisalak.

Melalui kegiatan seperti ini, Desa Kalisalak memiliki kesempatan untuk semakin dikenal sebagai salah satu wilayah yang aktif dalam pengembangan komunitas dan usaha di bidang perikanan, khususnya ikan hias.

Menghadirkan Juri Nasional Berpengalaman

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dua juri nasional, yaitu Bapak Yusa Maulana dari Semarang dan Bapak Abdu Somat dari Pekalongan.

Keduanya melakukan penilaian terhadap ikan peserta berdasarkan standar dan kriteria yang berlaku pada masing-masing kelas perlombaan. Kompetensi serta pengalaman para juri menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kompetisi berjalan secara profesional, adil, dan sportif.

Semarang Betta Squad Raih Juara Umum

Persaingan antar peserta berlangsung sengit hingga babak akhir. Berbagai ikan cupang unggulan ditampilkan untuk memperebutkan gelar juara dalam kompetisi tersebut.

Semarang Betta Squad berhasil menunjukkan performa terbaik dan mendominasi jalannya kompetisi. Tim tersebut sukses meraih Juara Umum sekaligus membawa pulang dua gelar paling bergengsi, yakni Grand Champion Longfin dan Grand Champion Shortfin.

Prestasi tersebut menjadi bukti kualitas ikan serta konsistensi para breeder dari Kota Semarang dalam menghasilkan ikan cupang berkualitas.

Menjadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Potensi Desa

Lebih dari sekadar perlombaan, Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 juga menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta, breeder, dan pembudidaya ikan cupang dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Para peserta dapat saling bertukar pengalaman, berbagi pengetahuan mengenai perawatan dan budidaya ikan cupang, sekaligus memperluas jaringan komunitas.

Bagi Desa Kalisalak, penyelenggaraan kontes tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dan pengunjung selama kegiatan turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi acara.

Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan

Keberhasilan pelaksanaan Rantansari Betta Contest Se-Jawa 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan yang semakin besar dan berkembang.

Dengan semakin banyaknya peserta dan komunitas yang terlibat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan budidaya ikan cupang dan ikan hias, memperkuat jejaring antarbreeder, sekaligus membantu mempromosikan Desa Kalisalak dan Kabupaten Batang sebagai salah satu daerah yang aktif dalam kegiatan komunitas ikan hias di Pulau Jawa.

Pemerintah Desa Kalisalak menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap Rantansari Betta Contest dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang semakin luas.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kreativitas masyarakat, serta memperkuat potensi Desa Kalisalak dalam bidang perikanan dan budidaya ikan hias.

Bagikan Artikel Ini

😱 Tradisi Tahunan Ini Selalu Ditunggu, Ada Apa di Dalam Gunungan?

😱 Tradisi Tahunan Ini Selalu Ditunggu, Ada Apa di Dalam Gunungan?

Pusaka Bangkit! Suara Sejarah dari Tanah Kalisalak...

Pusaka Bangkit! Suara Sejarah dari Tanah Kalisalak...

Video Profil Potensi Desa Kalisalak Kecamatan Batang

Video Profil Potensi Desa Kalisalak Kecamatan Batang